Selasa, 14 Juli 2020

Sistem Pengubinan Menjadi Cara Petani Di Desa Geplak Untuk Memperkirakan Hasil Panen Padi



Magetan. Upaya khusus pendampingan ketahanan pangan terus dilakukan para Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0804/07 Karangrejo Melaksanakan pendampingan pengubinan di desa Geplak Kec.Karas Kab.magetan,Rabu (14/07/2020).

Kali ini Babinsa Geplak, Sertu Suwarsono dan Gapoktan Tani Makmur peserta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Karas, Ibu Purtini dan Endang melakukan pendampingan pengubinan padi. Lahan yang digunakan yakni milik Topa yang berada di  Desa Geplak Kec.Karas, Kab. Magetan.

Salah satu anggota PPL Karas,Ibu Purtini mengatakan pengubinan ini dilakukan untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen produk pertanian seperti padi dan jagung dalam luasan 1 hamparan (1ha). Pengubinan ini dilakukan pada tanaman padi yang sudah siap untuk dipanen.

“Hasil pengubin jenis padi Inpari 42 dengan luas lahan 1 hektar akan didapat perkiraan hasil panen mencapai 8 Ton padi," kata Babinsa Geplak, Sertu Suwarsono.

Danramil 0804/07 Karangrejo Kapten ARM Agus Hariyano melalui Babinsa Geplak Sertu Suwarsono  menyampaikan turunnya Babinsa di sawah diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas panen padi.

"Ini merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian Babinsa bersama PPL dalam melaksanakan pendampingan kepada para petani," katanya.

Pemilik lahan, Topa menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa yang mendampingi kelompok tani mulai pengolahan lahan, masa tanam, perawatan hingga masa panen.

"Semoga kegiatan pendampingan seperti ini akan terus berlanjut, Babinsa dan PPL terus bahu-membahu membantu para petani untuk meningkatkan produksi padi," katanya.(R.07)

Rabu, 08 Juli 2020

Babinsa Botok Dampingi Pemeriksaan Kesehatan Warga Pendatang


MAGETAN JATIM  Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19, Babinsa desa Botok kec.Karas terus aktif melakukan pengawasan dan pemantauan bagi warga pendatang yang ada di wilayah binaannnya. Hal ini dilakukan oleh Serda Sumarlin anggota Koramil 0804/07 Karangrejo bersama Bhabinkantibmas,perangkat desa dan petugas kesehatan dari puskesmas melaksanakan pengecekan kesehatan warga pendatang. Rabu,(08/07/2020)

Warga pendatang ini berasal dari luar Wilayah yang kebetulan mempunyai keluarga di desa Botok kecamatan Karas Kab.Magetan. kami dari pihak pemerintahan desa sudah menghimbau bagi warga yang baru datang dari luar daerah wajib melaporkan diri ke desa melalui ketua RT masing-masing,”. Terang Surmadi salah satu perangkat desa Botok.Dalam pengecekan kesehatan kepada salah satu warga pendatang tersebut didapatkan kondisi tubuhnya dalam keadaan normal dan tidak ada gejala gejala yang menonjol tetapi kami tetap menghimbau untuk tetap dirumah saja selama 14 hari ke depan". Tambahnya.

Minggu, 05 Juli 2020

Rumah Mbah Karmi Di Desa Jungke Diserbu Anggota Pos Ramil Karas



Magetan.  Babinsa desa Jungke dan Anggota Pos Ramil Karas Koramil 0804/07 Karangrejo melaksanakan karya bhakti dengan warga masyarakat dengan sasaran pembongkaran rumah mbah Karmi (61) desa Jongke RT.03/01 Kec.Karas Kab.Magetan. Minggu (05/07/2020).

Terlihat Babinsa desa Jungke dan anggota Pos Ramil Karas serta warga RT.03/01 sedang bergotong royong yang merupakan kegiatan awal pembongkaran dan pada hari berikutnya kegiatan akan dilanjutkan dengan pembangunan kembali untuk mengganti kayu yang sudah pada rapuh karena termakan usia.

Kegiatan karya bakti ini sebagai bentuk rasa peduli anggota Pos Ramil Karas khususnya Babinsa desa Jungke terhadap warga binaannya,sebagai Babinsa harus peka dan mengerti kesulitan apa yang sedang dialami oleh warga di wilayah binaannya.

Kepala desa Jungke bapak Sunoto mengucapkan banyak terima kasih kepada pak Babinsa dan Anggota Pos Ramil Karas yang mana telah sudi hadir membantu kesulitan warga kami untuk membongkar salah satu rumah yang tak layak huni,,, "Semoga kedepan suasana seperti ini akan terus tercipta dan kami mewakili warga masyarakat tidak akan melupakan jasa pak Babinsa dan bapak bapak anggota Pos Ramil".  Tuturnya.

Danramil 0804/07 Karangrejo Kapten.Arm.Agus Hariyono melalui Danpos Ramil Karas Peltu Funindiyanto membenarkan adanya kegiatan karya bhakti tersebut dalam membantu kesulitan warga diwilayah binaan.  ” Kegiatan karya bhakti tersebut merupakan salah satu tugas Babinsa dan anggota Koramil dengan tujuan untuk membantu kesulitan warga di wilayah binaan dan mempelopori kegiatan masyarakat dalam bentuk gotong royong, ”. Ujarnya dengan singkat. (R-07)

Jumat, 03 Juli 2020

Tanggap Akan Situasi Babinsa Desa Geplak Dampingi Forkopimca Karas Pantau Pasien Covid-19



Magetan. Waktu beranjak malam ketika pucuk pimpinan Kec. Karas peduli akan warga yang di nyatakan positif Covid di desa Geplak Kec.Karas maka serta merta Sertu Suwarsono selaku Babinsa desa setempat segera mengamankan wilayah yang akan di Kunjungi pada, Kamis malam (02/07/2020).

Tampak Kompak dan Sinergi dalam rombongan adalah Camat Karas yang baru menjabat Dian Mahameru, STP. M.Si di dampingi Danpos Ramil Karas Peltu Funin, Setiba di lokasi Camat segera di sambut oleh Kepala desa Geplak Suratmin Babinsa Sertu Suwarsono dan Bhabinkamtibmas Brigadir Sofyan yang kemudian berjalan beriring menuju balai desa, Suratmin menyatakan bahwa warga desa Geplak yg teridentifikasi positif Covid tersebut telah di lakukan isolasi mandiri di rumah kosong milik keluarga dan dalam pengawasan ketat oleh lingkungan, meskipun demikian ada hal hal khusus yang memang harus di tangani dan di bantu oleh pemerintah Kec maupun dari Pemkab demikian ungkap pak Kepala desa.

Selaku Babinsa yang wilayah binaan nya terdeteksi positif Covid maka  sertu Suwarsono pun segera melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik namun tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat dan menumbuhkan disiplin dari dalam diri seperti kebiasaan memakai Masker dan selalu mencuci tangan, sejauh ini selaku Babinsa Sertu Suwarsono juga sudah berkoordinasi dengan Bidan desa untuk mengetahui data pasien serta melakukan langkah pendampingan apabila dari petugas Kesehatan Puskesmas melakukan pemeriksaan ataupun pelacakan/Tracing.

 Kegiatan pun di lanjutkan dengan mengunjungi dari jarak aman tentang keberadaan pasien dan rencana ruang isolasi Mandiri yang di siapkan desa. Tampak berjalan dengan sinergi dan kompak dari semua unsur terkait dalam penanganan kasus ini, kegiatan sperti ini adalah wajar dan selayaknya selaku pengayom dan pelayan masyarakat kami pun di bantu unsur petugas medis kudian dari TNI AD yaitu Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari Kepolisian, sehingga kita berharap penanganan kasus ini bisa tepat dan bermanfaat demi terjaganya keamanan dan terjamin nya kesehatan masyarkat. begitu tegas pak Camat. (BY.07)